Jumat, 13 Juni 2008

MENUNGGU

Serunai dahan bambu menguning
seutas tali kasih tak berdering
seuntai senyum kusam berdebu
terlintas dalam ingatan

aku masih disini berdiri
dawai asmara lembut bernyanyi
lagu rindu lirih mengalun
mengeruk tumpahan harapan

kelopak mata tak bisa ku pejamkan
hanya bait kata yang mampu melukiskan
kebencian dan kerinduan tak bisa ku pisahkan

lelah hatiku berharap
tanpa cinta bisa ku kecap
mengapa rasa cinta itu yg kau utarakan
kalau akhirnya derita yang kau tumpahkan

mengapa kau berikan waktu luang
jika berujung rindu kau tutup rapat
mengapa nada dering ta kau hiraukan
itu aku...mencari kabarmu
dimana kau kini
aku tetap berdiri disini
menunggumu sampai waktu berakhir berputar.
untukmu KEKASIHKU.

Tidak ada komentar: